Rabu, Juli 20, 2011

St. Brigitta dari Swedia

 Brigitta dilahirkan di Swedia pada tahun 1303. Sejak kanak-kanak, ia memiliki devosi yang kuat kepada Sengsara Yesus. Ketika usianya sepuluh tahun, tampak olehnya Yesus di salib dan ia mendengar Yesus berkata, 

“Pandanglah aku, puteri-Ku.”
“Siapakah yang memperlakukan Engkau seperti ini?” tangis Brigitta kecil.
“Mereka yang melecehkan Aku dan menolak kasih-Ku untuk mereka,” jawab Yesus.

Jumat, Juli 15, 2011

[News] Vatikan akan Pamerkan 100 Dokumen Rahasia

 Vatikan telah mengumumkan bahwa 100 dokumen yang sudah dipilih dari arsip rahasianya akan dipamerkan kepada umum untuk pertama kalinya di Roma bulan Februari tahun depan.

[News] Gereja Katolik Dukungan Beijing dan Vatikan Ibarat Berperang

Gereja Tiongkok menahbiskan seorang Uskup lagi tanpa persetujuan dari Paus, suatu pelanggaran serius terhadap kebijakan Vatikan.
Foto: ASSOCIATED PRESS
Uskup Shanghai dukungan pemerintah Tiongkok, Aloysius Jin Luxian (kiri) didampingi Wakil Uskup Shanghai, Joseph Xing Wenzhi (foto: dok.). Beijing menahbiskan sendiri Uskup di Tiongkok tanpa persetujuan Vatikan.
Seorang pejabat tinggi Gereja Katolik Roma menyebut ketegangan antara Vatikan dan gereja Katolik Tiongkok yang didukung pemerintah sebagai “perang.”

Selasa, Juli 12, 2011

[Renungan] Berusahalah Hidup Damai dengan Semua Orang dan Kejarlah Kekudusan (IBR. 12:14)

Apakah kita pernah berpikir bahwa hidup dalam perdamaian itu salah satu kunci untuk kita mengalami kebahagiaan dalam menjalani hidup? Saat kita tidak mau berdamai dengan orang yang sudah menyakiti kita, maka kita tidak akan merasakan berkat kehidupan; karena saat kita membiarkan rasa marah, dendam, itu tinggal di dalam hati kita maka akan ada banyak tenaga yang diperlukan untuk menyimpan rasa pahit itu. Jika kita fokus pada yang negatif atau memikirkan siapa pun yang menyakiti  kita, maka kita tidak akan mampu membuat keputusan terbaik atau menjalani hidup dengan baik dan itu akan merugikan diri kita sendiri, keluarga, dan teman-teman kita. 

[Renungan] Cinta Sejati

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pada Gurunya: “Apakah Cinta Sejati itu?”
Guru: Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas, petiklah 1 bunga yang terindah menurutmu, dan jangan pernah berbalik ke belakang!

“Walking 2 Miles Extra”

Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia: “Baiklah untuk unta-untamu juga kutimba air, sampai semuanya puas minum” (Kej. 24:19)

Albert Einstein berkata, “Kita harus melakukan yang terbaik yang kita bisa. Inilah tanggung jawab kudus kemanusiaan kita.” Sama dengan hati pelayan sejati yang tidak melakukan sebuah pekerjaan dengan serampangan. Mereka  akan merasa bangga dengan pekerjaan mereka dan selau berusaha untuk memberikan yang terbaik supaya bisa memberikan kejutan dengan apa yang mereka lakukan bagi orang lain. Bukan dengan pelayan buruk, dimana mereka melakukan pekerjaan bila itu nyaman bagi mereka. Mereka terengah-engah dan sengaja membuat setiap orang mengetahui bahwa mereka tidak senang saat mereka melakukan pekerjaan itu. Mereka tidak pernah menyelesaikan pekerjaan dengan benar atau menyelesaikan sebagaimana mestinya.

Dosa Berat

Dosa-dosa harus dinilai menurut beratnya. Pembedaan antara dosa berat dan dosa ringan yang sudah dapat ditemukan dalam Kitab Suci Bdk. I Yoh.6:16-17, diterima oleh tradisi Gereja. Pengalaman manusia menegaskannya (KGK 1854).

Senin, Juli 04, 2011

20 Tips Mengaku Dosa yang Baik

Kadangkala ketika kita hendak pengakuan dosa, kita merasa kebingungan bagaimana mengakukan dosa kita dengan baik. Pater John Zulsdorf memberikan 20 tips mengaku dosa yang baik yang bisa membantu kita mengatasi kebingungan dalam menerima sakramen pengakuan dosa.